السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat terus dilakukan melalui berbagai pendekatan. Salah satunya diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (Kepri) Kelompok Desa Mantang Baru melalui kegiatan sosialisasi aplikasi Tring Pegadaian yang digelar di Lapangan Bola Pasir Merah, Rabu (12/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja unggulan mahasiswa KKN yang bertujuan mengenalkan budaya menabung dan berinvestasi sejak dini, khususnya melalui tabungan emas. Sosialisasi dilaksanakan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Mantang Baru dan bertepatan dengan rangkaian kegiatan Ritual Mandi Safar yang dihadiri masyarakat setempat.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan layanan investasi emas yang kini dapat diakses dengan lebih mudah melalui aplikasi Tring Pegadaian. Warga tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai manfaat investasi emas, tetapi juga didampingi secara langsung untuk melakukan pendaftaran dan membuka tabungan emas.
Pimpinan Cabang Pegadaian Bukit Bestari, Lailaturrahman, bersama tim Pegadaian hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Mereka menjelaskan berbagai fitur aplikasi Tring Pegadaian, mulai dari proses registrasi, mekanisme menabung emas, hingga keuntungan investasi emas sebagai instrumen penyimpanan nilai untuk jangka panjang.
Menurut pihak Pegadaian, tabungan emas menjadi salah satu alternatif investasi yang dapat dijangkau oleh berbagai kalangan karena dapat dimulai dengan nominal yang relatif kecil. Melalui aplikasi digital, masyarakat juga dapat memantau saldo dan melakukan transaksi dengan lebih praktis.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah masyarakat langsung melakukan pendaftaran setelah mendapatkan penjelasan dari tim Pegadaian. Untuk menarik minat masyarakat, Pegadaian juga memberikan saldo awal tabungan emas senilai Rp10.000 bagi peserta yang mendaftar serta menyediakan doorprize bagi peserta beruntung.
Salah seorang warga Desa Mantang Baru, Gita, turut membagikan pengalamannya sebagai pengguna tabungan emas Pegadaian. Ia mengaku telah menabung emas secara rutin melalui aplikasi Tring Pegadaian dan merasakan kemudahan dalam berinvestasi secara bertahap sesuai kemampuan finansial.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini tidak sekadar menjadi sarana pengenalan aplikasi, melainkan juga bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat. Literasi keuangan dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat di masa depan.
Program tersebut turut didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) M. Kafrawi bersama seluruh anggota KKN STAIN Kepri Kelompok Desa Mantang Baru. Melalui kolaborasi dengan Pegadaian dan pemerintah desa, mahasiswa berharap masyarakat semakin memahami pentingnya investasi yang aman, mudah dijangkau, dan dapat dilakukan secara bertahap.
Kegiatan sosialisasi Tring Pegadaian berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain memperluas pemahaman mengenai investasi emas, kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam menghadirkan edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dunia usaha, dan warga setempat. (Gby/Aulia)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026