السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Pengabdian kepada masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar. Di Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menunjukkan bahwa langkah sederhana pun dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Salah satunya melalui pembuatan dan pemasangan plang Mushala Al-Amin di lingkungan SMP Negeri 19 Bintan Pesisir, Minggu (2/8).
Kegiatan tersebut berangkat dari kondisi mushala sekolah yang belum memiliki penanda atau identitas yang jelas. Padahal, mushala menjadi salah satu fasilitas penting yang digunakan siswa dan guru dalam menjalankan kegiatan ibadah maupun pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah.
Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN berinisiatif membuat plang nama yang tidak hanya berfungsi sebagai penanda bangunan, tetapi juga memperkuat identitas rumah ibadah sebagai bagian dari ekosistem pendidikan karakter di sekolah.
Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari penyusunan desain, persiapan bahan, pengecatan, hingga pemasangan plang di area depan mushala. Seluruh tahapan dikerjakan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN selama masa pengabdian di Desa Kelong.
Mahasiswi KKN Desa Kelong, Nur Afifah, mengatakan bahwa program tersebut lahir dari keinginan untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh warga sekolah.
“Plang ini memang terlihat sederhana, tetapi kami berharap keberadaannya dapat memperkuat identitas Mushala Al-Amin sebagai pusat kegiatan keagamaan di sekolah. Kami ingin meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan terus digunakan meskipun masa KKN telah berakhir,” ujarnya.
Menurut Nur Afifah, rumah ibadah di lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik. Karena itu, keberadaannya perlu didukung dengan fasilitas yang layak dan mudah dikenali.
“Sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membangun karakter. Mushala merupakan salah satu ruang penting dalam proses tersebut. Melalui program ini, kami ingin turut berkontribusi dalam mendukung lingkungan pendidikan yang religius dan nyaman,” katanya.
Pihak sekolah menyambut baik program yang dilaksanakan mahasiswa KKN tersebut. Kehadiran plang dinilai memberikan identitas yang lebih jelas bagi mushala sekaligus menambah kerapian dan estetika lingkungan sekolah.
Bagi mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut juga menunjukkan bahwa kebermanfaatan tidak selalu diukur dari besarnya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari dampak yang dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat.
Melalui pemasangan plang Mushala Al-Amin, mahasiswa berharap rumah ibadah tersebut semakin aktif dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan spiritual dan penguatan karakter siswa. Dari sebuah plang sederhana di sudut sekolah, mereka ingin meninggalkan jejak pengabdian yang terus memberi manfaat bagi generasi yang akan datang. (Gby/Syafiq)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026