السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Menjaga Generasi Muda dari Pergaulan Berisiko, Mahasiswa KKN STAIN Kepri Ajak Siswa SMA Refleksikan Masa Depan

  • 04 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 44
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda pada era digital, edukasi mengenai pergaulan remaja dinilai menjadi kebutuhan yang semakin penting. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar sosialisasi tentang pergaulan berisiko bagi siswa SMA Negeri 2 Bintan Pesisir, Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Selasa (4/8).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa yang berfokus pada penguatan karakter remaja dan peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga diri di tengah berbagai pengaruh yang berkembang di lingkungan sosial maupun media digital.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN membahas berbagai persoalan yang kerap dihadapi remaja, mulai dari pengaruh lingkungan pertemanan, penggunaan media sosial, hingga pentingnya kemampuan mengambil keputusan yang tepat. Siswa juga diajak memahami berbagai konsekuensi yang dapat muncul dari pergaulan yang tidak sehat, baik terhadap pendidikan, kesehatan, hubungan sosial, maupun masa depan mereka.

Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, dan berbagai contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pendekatan tersebut membuat suasana kegiatan berlangsung lebih terbuka sehingga peserta dapat terlibat aktif dalam setiap sesi.

Salah satu mahasiswa KKN Desa Kelong, Yola, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tantangan yang dihadapi remaja saat ini.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak adik-adik untuk lebih memahami pentingnya menjaga diri dan memilih lingkungan pergaulan yang positif. Masa remaja adalah masa yang menentukan, sehingga setiap keputusan yang diambil hari ini akan berpengaruh terhadap masa depan,” ujarnya.

Menurut Yola, penguatan karakter menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus ditanamkan kepada generasi muda agar mereka mampu menghadapi berbagai pengaruh negatif yang berkembang di lingkungan sekitar maupun di media sosial.

Senada dengan itu, mahasiswa KKN lainnya, Irena, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran siswa mengenai nilai diri dan cita-cita yang ingin dicapai.

“Kami berharap siswa tidak hanya memahami dampak dari pergaulan yang tidak sehat, tetapi juga memiliki keberanian untuk menentukan pilihan yang baik bagi dirinya. Setiap anak memiliki potensi yang besar dan masa depan yang harus diperjuangkan,” kata Irena.

Salah satu sesi yang paling berkesan dalam kegiatan tersebut adalah renungan diri. Dalam suasana yang tenang, siswa diajak mengingat perjuangan orang tua, harapan keluarga, serta tujuan hidup yang ingin mereka capai. Momen tersebut menghadirkan suasana reflektif yang membuat sejumlah siswa tampak terharu.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga ruang untuk menanamkan kesadaran bahwa setiap pilihan yang diambil pada masa remaja memiliki konsekuensi terhadap masa depan. Karena itu, siswa didorong untuk memanfaatkan masa sekolah dengan kegiatan yang positif dan produktif.

Melalui program ini, mahasiswa KKN STAIN Kepri berupaya menghadirkan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda. Dari ruang kelas di SMA Negeri 2 Bintan Pesisir, mahasiswa berharap tumbuh kesadaran baru di kalangan siswa untuk menjaga diri, menghargai perjuangan orang tua, dan terus berusaha meraih cita-cita dengan penuh tanggung jawab. (Gby/Syafiq)