السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas di SMP Negeri 7 Satu Atap Moro, Perkuat Peran Mahasiswa dalam Pembinaan Generasi Muda

  • 30 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 44
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan Seminar Bahaya Pergaulan Bebas di SMP Negeri 7 Satu Atap Moro, Kamis (30/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang diwujudkan melalui edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya membangun pergaulan yang sehat dan bertanggung jawab.

Seminar yang diikuti oleh siswa dan guru tersebut menghadirkan mahasiswa KKN, Dandi Kusnadi, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian pergaulan bebas, faktor-faktor yang memengaruhinya, dampak yang dapat ditimbulkan terhadap kehidupan remaja, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari perilaku berisiko.

Selain memberikan materi, mahasiswa KKN juga membuka ruang diskusi dan tanya jawab yang memungkinkan siswa menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang komunikatif membuat peserta lebih mudah memahami materi sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan.

Bagi siswa, kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman mengenai pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif yang dapat menghambat pendidikan dan masa depan mereka. Para peserta juga memperoleh wawasan tentang pentingnya menjadikan nilai agama, etika, dan moral sebagai landasan dalam berinteraksi di lingkungan sosial.

Sementara itu, bagi SMP Negeri 7 Satu Atap Moro, seminar ini menjadi dukungan terhadap program pembinaan karakter yang selama ini dijalankan sekolah. Kehadiran mahasiswa KKN membantu memperkuat upaya sekolah dalam memberikan edukasi preventif kepada peserta didik mengenai berbagai tantangan sosial yang dihadapi remaja di era digital.

Lebih jauh, kegiatan ini menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui pendekatan edukatif, mahasiswa tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang mendorong lahirnya generasi muda yang lebih sadar, kritis, dan bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang diambil.

Bagi institusi, kegiatan tersebut menjadi cerminan komitmen kampus dalam menghadirkan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN di sekolah memperkuat citra perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas secara akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan karakter dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui program ini, kampus menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan seremonial, melainkan menghasilkan manfaat nyata berupa peningkatan literasi sosial, penguatan karakter remaja, serta terjalinnya kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di daerah.

Kegiatan seminar bahaya pergaulan bebas ini menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa KKN mampu menghadirkan dampak yang berkelanjutan. Selain meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pergaulan sehat, kegiatan ini juga memperkuat peran institusi pendidikan tinggi dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Gby/Mulyani)