السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Belajar Sambil Berkarya! Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Asah Motorik, Kognitif, dan Kreativitas Anak PAUD Seruni

  • 04 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 172
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Suasana ceria penuh tawa menghiasi PAUD Seruni Kampung Tanjung Kapur, Kabupaten Bintan, Selasa (4/8/2026), saat Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 15 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan program bertajuk "Melatih Kemampuan Fisik Motorik, Kesenian, dan Kognitif Anak Usia Dini." Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan melalui pendekatan bermain sambil belajar untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.

Program tersebut menghadirkan berbagai aktivitas edukatif yang menggabungkan unsur seni, motorik, dan stimulasi kognitif, di antaranya tie dye, finger painting, dan tarik benang. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengeksplorasi warna, melatih koordinasi gerak, serta mengembangkan kreativitas dan imajinasi dalam suasana yang menyenangkan.

Perwakilan mahasiswa KKN menjelaskan bahwa setiap aktivitas dirancang berdasarkan prinsip pembelajaran anak usia dini yang menekankan pentingnya pengalaman belajar secara langsung melalui permainan.


"Kegiatan ini bertujuan memberikan stimulasi yang seimbang terhadap perkembangan fisik motorik, kemampuan berpikir, serta kreativitas anak. Bermain merupakan media belajar yang paling efektif bagi anak usia dini karena mampu menumbuhkan rasa percaya diri, melatih koordinasi gerak, sekaligus mengembangkan kemampuan berekspresi," jelas perwakilan mahasiswa KKN.

Mahasiswa juga menegaskan bahwa pelatihan kemampuan fisik motorik, kesenian, dan kognitif merupakan bagian penting dalam membangun fondasi perkembangan anak. Beragam aktivitas kreatif yang dilakukan tidak hanya melatih keterampilan motorik halus dan kasar, tetapi juga membantu meningkatkan konsentrasi, kemampuan memecahkan masalah, serta daya imajinasi yang menjadi bekal penting dalam proses belajar pada jenjang berikutnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap permainan dan aktivitas yang dipandu mahasiswa KKN. Dengan pendampingan yang komunikatif dan interaktif, mereka bebas bereksplorasi menggunakan warna, menciptakan pola pada kain melalui teknik tie dye, melukis menggunakan jari (finger painting), hingga mengikuti permainan tarik benang yang melatih koordinasi tubuh dan kerja sama.


Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa proses pembelajaran pada anak usia dini dapat berlangsung secara menyenangkan tanpa mengurangi nilai edukatifnya. Pendekatan belajar melalui permainan dinilai mampu membangun rasa ingin tahu, keberanian berekspresi, dan kepercayaan diri anak dalam lingkungan belajar yang positif.

Melalui program kerja ini, Mahasiswa KKN Kelompok 15 STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak PAUD Seruni sekaligus mendukung penguatan aspek fisik motorik, seni, dan kognitif sejak usia dini. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam menciptakan generasi yang kreatif, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (LF/KKN Bintan 15)