السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Suasana ceria penuh tawa menghiasi PAUD Seruni Kampung Tanjung Kapur, Kabupaten Bintan, Selasa (4/8/2026), saat Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 15 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan program bertajuk "Melatih Kemampuan Fisik Motorik, Kesenian, dan Kognitif Anak Usia Dini." Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan melalui pendekatan bermain sambil belajar untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.
Program
tersebut menghadirkan berbagai aktivitas edukatif yang menggabungkan unsur
seni, motorik, dan stimulasi kognitif, di antaranya tie dye, finger
painting, dan tarik benang. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak
mengeksplorasi warna, melatih koordinasi gerak, serta mengembangkan kreativitas
dan imajinasi dalam suasana yang menyenangkan.
Perwakilan mahasiswa KKN menjelaskan bahwa setiap aktivitas dirancang berdasarkan prinsip pembelajaran anak usia dini yang menekankan pentingnya pengalaman belajar secara langsung melalui permainan.
.jpeg)
.jpeg)
"Kegiatan
ini bertujuan memberikan stimulasi yang seimbang terhadap perkembangan fisik
motorik, kemampuan berpikir, serta kreativitas anak. Bermain merupakan media
belajar yang paling efektif bagi anak usia dini karena mampu menumbuhkan rasa
percaya diri, melatih koordinasi gerak, sekaligus mengembangkan kemampuan
berekspresi," jelas perwakilan mahasiswa KKN.
Mahasiswa
juga menegaskan bahwa pelatihan kemampuan fisik motorik, kesenian, dan kognitif
merupakan bagian penting dalam membangun fondasi perkembangan anak. Beragam
aktivitas kreatif yang dilakukan tidak hanya melatih keterampilan motorik halus
dan kasar, tetapi juga membantu meningkatkan konsentrasi, kemampuan memecahkan
masalah, serta daya imajinasi yang menjadi bekal penting dalam proses belajar
pada jenjang berikutnya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap permainan dan aktivitas yang dipandu mahasiswa KKN. Dengan pendampingan yang komunikatif dan interaktif, mereka bebas bereksplorasi menggunakan warna, menciptakan pola pada kain melalui teknik tie dye, melukis menggunakan jari (finger painting), hingga mengikuti permainan tarik benang yang melatih koordinasi tubuh dan kerja sama.

Kegiatan
tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa proses pembelajaran pada anak usia dini
dapat berlangsung secara menyenangkan tanpa mengurangi nilai edukatifnya.
Pendekatan belajar melalui permainan dinilai mampu membangun rasa ingin tahu,
keberanian berekspresi, dan kepercayaan diri anak dalam lingkungan belajar yang
positif.
Melalui
program kerja ini, Mahasiswa KKN Kelompok 15 STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan
Riau berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak
PAUD Seruni sekaligus mendukung penguatan aspek fisik motorik, seni, dan
kognitif sejak usia dini. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan
sebagai bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan
dalam menciptakan generasi yang kreatif, percaya diri, dan siap menghadapi
tantangan masa depan. (LF/KKN Bintan 15)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026