السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen membangun karakter generasi muda terus diwujudkan melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau Kelompok Desa Mantang Besar menyelenggarakan Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Anti-Bullying di SMAN 1 Mantang, Senin (3/8/2026).
Kegiatan
ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran kepada pelajar mengenai
pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari
segala bentuk perundungan.
Kegiatan
yang diikuti oleh siswa-siswi SMAN 1 Mantang tersebut berlangsung dengan tertib
dan penuh antusias. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, mahasiswa KKN
mengajak peserta memahami berbagai bentuk kenakalan remaja beserta dampaknya
terhadap perkembangan pribadi, hubungan sosial, hingga masa depan generasi
muda.
Selain
membahas persoalan kenakalan remaja, sosialisasi juga menitikberatkan pada
upaya pencegahan tindakan bullying di lingkungan sekolah. Para siswa
diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampak psikologis yang
ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, serta pentingnya membangun budaya saling
menghargai, menghormati perbedaan, dan peduli terhadap sesama.
Suasana
kegiatan semakin hidup ketika memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa
tampak aktif menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi
mengenai berbagai situasi yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari di
lingkungan sekolah. Interaksi tersebut menjadi ruang refleksi bagi peserta
untuk memahami langkah-langkah preventif dalam mencegah kenakalan remaja maupun
tindakan perundungan.
Kepala
SMAN 1 Mantang, Iwan Muttaqin, S.T., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas
inisiatif mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri yang menghadirkan kegiatan edukatif
bagi para siswa.
"Kami
mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepri
atas kepeduliannya dalam memberikan edukasi yang sangat bermanfaat bagi peserta
didik. Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat karakter siswa,
menumbuhkan sikap saling menghormati, serta mendorong terciptanya lingkungan
sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah," ungkapnya.
Ia
menambahkan bahwa pembinaan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab
sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan
tinggi melalui program pengabdian kepada masyarakat.
Sementara
itu, perwakilan mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri menegaskan bahwa sosialisasi
tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembentukan
karakter generasi muda.
"Kami
berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk menjauhi berbagai
bentuk kenakalan remaja dan berani menolak tindakan bullying. Setiap
siswa memiliki peran sebagai agen perubahan dalam menciptakan budaya sekolah
yang saling menghargai, penuh empati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai
kemanusiaan," tegasnya.
Melalui
kegiatan ini, mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri berharap nilai-nilai positif yang
diperoleh selama sosialisasi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan membangun budaya saling menghormati, peduli, dan bertanggung jawab, para
pelajar diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara
akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, serta mampu menjadi pelopor
terciptanya lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan bebas dari perundungan. (LF/KKN
Mantang Besar)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026