السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan Pesisir, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Membangun lingkungan sekolah yang aman tidak cukup hanya melalui aturan, tetapi juga dengan menumbuhkan empati dan kepedulian sejak dini. Berangkat dari semangat tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menggelar edukasi pencegahan bullying di SMP Negeri 19 Bintan Pesisir, Desa Kelong, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan
ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada
penguatan pendidikan karakter serta pembentukan budaya sekolah yang aman,
inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan.
Kegiatan
mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan diikuti secara antusias oleh
para siswa. Melalui pendekatan yang komunikatif dan partisipatif, mahasiswa KKN
mengajak peserta memahami pentingnya membangun hubungan sosial yang saling
menghargai, menghormati perbedaan, serta menciptakan lingkungan belajar yang
kondusif bagi seluruh warga sekolah.
Dalam
sesi edukasi, mahasiswa memaparkan materi mengenai pengertian bullying,
berbagai bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku,
serta langkah-langkah preventif untuk mencegah dan menghentikan tindakan
perundungan di lingkungan sekolah. Penyampaian materi diperkaya dengan diskusi
interaktif, studi kasus, serta kisah-kisah inspiratif yang mendorong siswa
untuk lebih peka terhadap kondisi teman di sekitarnya.
Mahasiswa
juga menekankan bahwa perundungan tidak hanya terjadi dalam bentuk kekerasan
fisik, tetapi juga dapat berupa tindakan verbal, pengucilan sosial, maupun
perundungan melalui media digital (cyberbullying). Oleh karena itu,
setiap siswa memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian dari solusi dengan
membangun budaya saling menghormati dan saling melindungi.
Suasana kegiatan berubah menjadi penuh haru ketika memasuki sesi refleksi. Beberapa siswa tampak meneteskan air mata setelah mendengarkan materi dan berbagi pengalaman mengenai dampak psikologis yang ditimbulkan oleh tindakan bullying. Momen tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan tidak hanya memperluas pengetahuan peserta, tetapi juga membangun kesadaran emosional serta empati terhadap sesama.

Perwakilan
mahasiswa KKN menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman
bahwa setiap individu memiliki hak untuk merasa aman, dihargai, dan diterima di
lingkungan sekolah.
"Melalui
edukasi ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami bahaya bullying,
tetapi juga memiliki keberanian untuk menghentikan, mencegah, dan tidak menjadi
bagian dari tindakan perundungan. Sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman
bagi setiap anak untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensinya,"
tuturnya.
Selain
memberikan pemahaman mengenai bahaya perundungan, mahasiswa KKN juga mengajak
seluruh siswa untuk mulai membangun budaya saling mendukung, menghargai
keberagaman, serta tidak ragu melaporkan apabila melihat atau mengalami
tindakan bullying kepada guru maupun pihak yang dipercaya.
Pihak
SMP Negeri 19 Bintan Pesisir memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan
tersebut. Menurut pihak sekolah, edukasi yang diberikan mampu memperkuat
pendidikan karakter peserta didik sekaligus meningkatkan kepedulian sosial
antarsiswa.
"Kegiatan
ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan tentang bahaya bullying,
tetapi juga menumbuhkan empati, kepedulian, dan karakter positif pada peserta
didik. Kami berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bagian
dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman," ujarnya.
Melalui
kegiatan ini, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menunjukkan
komitmennya dalam menghadirkan program pengabdian yang berdampak bagi
masyarakat. Edukasi anti-bullying diharapkan menjadi langkah awal dalam
menumbuhkan budaya sekolah yang lebih ramah, inklusif, dan humanis, sehingga
setiap siswa dapat belajar, berkembang, serta meraih prestasi dalam suasana
yang aman, nyaman, dan penuh penghormatan terhadap sesama. (LF/KKN Bintan Kelong)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026