السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Tanamkan Nilai Ekoteologi Sejak Dini, Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Edukasi Siswa SD Peduli Lingkungan

  • 27 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 163
Berita Utama

Kundur Barat, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Upaya menumbuhkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan sejak usia dini terus dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui sosialisasi ekoteologi kepada siswa SD Negeri 009 Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Senin (27/7/2026). Program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan karakter dengan nilai-nilai keagamaan dalam membangun generasi yang peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan yang diikuti siswa-siswi SD Negeri 009 Kundur Barat tersebut berlangsung dengan antusias. Melalui pendekatan edukatif yang interaktif, mahasiswa KKN memperkenalkan konsep ekoteologi, yakni pemahaman mengenai keterkaitan ajaran agama dengan tanggung jawab manusia dalam menjaga dan melestarikan alam sebagai amanah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, dipadukan dengan diskusi interaktif serta permainan edukatif yang mendorong partisipasi aktif peserta. Pendekatan tersebut bertujuan agar nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat diterima secara menyenangkan sekaligus membentuk kebiasaan positif sejak dini.

Selain menjelaskan konsep ekoteologi, mahasiswa KKN juga mengajak para siswa untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi tersebut meliputi pentingnya membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta merawat tanaman sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian alam.

Ketua Kelompok KKN STAIN SAR Kepri menyampaikan bahwa pendidikan lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan generasi muda.


"Melalui pendekatan ekoteologi, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan. Kami berharap siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang mencintai alam sekaligus memiliki kesadaran bahwa merawat lingkungan merupakan bentuk syukur atas nikmat ciptaan Allah SWT," ungkapnya.

Pihak SD Negeri 009 Kundur Barat menyambut positif pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi peserta didik dalam memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan yang memadukan aspek pendidikan dan nilai-nilai keagamaan.

"Kami mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri yang telah menghadirkan pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan. Semoga materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk menerapkan perilaku peduli lingkungan, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berharap kesadaran ekologis peserta didik dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari karakter mereka di masa depan. Sosialisasi ekoteologi sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian perguruan tinggi dalam membangun generasi yang berakhlak, peduli terhadap kelestarian lingkungan, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. (LF/Tim KKN Sawang Laut)