السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Kundur Barat, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Upaya menumbuhkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan sejak usia dini terus dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui sosialisasi ekoteologi kepada siswa SD Negeri 009 Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Senin (27/7/2026). Program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan karakter dengan nilai-nilai keagamaan dalam membangun generasi yang peduli terhadap lingkungan.
Kegiatan
yang diikuti siswa-siswi SD Negeri 009 Kundur Barat tersebut berlangsung dengan
antusias. Melalui pendekatan edukatif yang interaktif, mahasiswa KKN
memperkenalkan konsep ekoteologi, yakni pemahaman mengenai keterkaitan ajaran
agama dengan tanggung jawab manusia dalam menjaga dan melestarikan alam sebagai
amanah dari Tuhan Yang Maha Esa.
Materi
disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh
anak-anak, dipadukan dengan diskusi interaktif serta permainan edukatif yang
mendorong partisipasi aktif peserta. Pendekatan tersebut bertujuan agar
nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat diterima secara menyenangkan sekaligus
membentuk kebiasaan positif sejak dini.
Selain
menjelaskan konsep ekoteologi, mahasiswa KKN juga mengajak para siswa untuk
menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi
tersebut meliputi pentingnya membuang sampah pada tempatnya, mengurangi
penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta
merawat tanaman sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian alam.
Ketua Kelompok KKN STAIN SAR Kepri menyampaikan bahwa pendidikan lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan generasi muda.

"Melalui
pendekatan ekoteologi, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan
bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari implementasi
nilai-nilai keagamaan. Kami berharap siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang
mencintai alam sekaligus memiliki kesadaran bahwa merawat lingkungan merupakan
bentuk syukur atas nikmat ciptaan Allah SWT," ungkapnya.
Pihak
SD Negeri 009 Kundur Barat menyambut positif pelaksanaan sosialisasi tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi peserta didik dalam
memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan yang memadukan aspek
pendidikan dan nilai-nilai keagamaan.
"Kami
mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri yang telah menghadirkan
pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan. Semoga materi yang disampaikan
dapat menjadi bekal bagi siswa untuk menerapkan perilaku peduli lingkungan,
baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga," ujarnya.
Melalui
kegiatan ini, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berharap
kesadaran ekologis peserta didik dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari
karakter mereka di masa depan. Sosialisasi ekoteologi sekaligus menjadi wujud
nyata pengabdian perguruan tinggi dalam membangun generasi yang berakhlak,
peduli terhadap kelestarian lingkungan, serta mampu mengimplementasikan
nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. (LF/Tim KKN Sawang Laut)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026