السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Disambut Pemerintah Desa, Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Resmi Awali Pengabdian di Desa Tembeling

  • 21 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 67
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau secara resmi diterima oleh Pemerintah Desa Tembeling dalam kegiatan perkenalan mahasiswa KKN yang berlangsung di Kantor Desa Tembeling. Kegiatan ini menjadi momentum awal terjalinnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih 40 hari.

Kegiatan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Tembeling Abdullah, S.E., Sekretaris Desa, para Kepala Dusun, Kepala Seksi Pemerintahan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa KKN yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Desa Tembeling. Acara diawali dengan pembukaan dan doa yang dipimpin oleh Sekretaris Desa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pj Kepala Desa.

Dalam sambutannya, Abdullah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang telah memilih Desa Tembeling sebagai lokasi pengabdian. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.

Pada kesempatan tersebut, Abdullah juga memperkenalkan kondisi geografis dan potensi Desa Tembeling, termasuk wilayah Kampung Pulau Ladi yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan KKN. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa serta membuka ruang komunikasi apabila mahasiswa menghadapi berbagai kendala selama menjalankan program pengabdian.

"Apabila terdapat kendala atau permasalahan selama pelaksanaan KKN, silakan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Kami siap membantu agar seluruh program dapat berjalan dengan baik," ujar Abdullah.


Mewakili mahasiswa, Ketua Kelompok KKN Bintan 2 Kampung Pulau Ladi, Rauf, menyampaikan kesiapan seluruh anggota dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa secara umum fasilitas di desa telah memadai untuk mendukung pelaksanaan program kerja, meskipun masih terdapat beberapa kendala pada akses jaringan komunikasi di sejumlah wilayah.

Selain kegiatan perkenalan, pemerintah desa juga memaparkan visi dan misi Desa Tembeling serta sejarah singkat desa yang memiliki luas wilayah sekitar 20,2 kilometer persegi. Pemerintah desa berharap mahasiswa mampu menghadirkan program-program yang inovatif, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan mengingatkan mahasiswa agar mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui program-program yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Mahasiswa juga diimbau untuk menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat selama masa KKN berlangsung.

Sebagai penutup, Pj Kepala Desa Tembeling berpesan agar mahasiswa senantiasa mengedepankan sikap santun dan menghormati nilai-nilai budaya lokal. Menurutnya, kesopanan merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekaligus menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program pengabdian.

Melalui kegiatan perkenalan ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau bersama Pemerintah Desa Tembeling berharap terbangun kolaborasi yang produktif dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang berdampak, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa. (LF/Wahdaniah)