السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau secara resmi diterima oleh Pemerintah Desa Tembeling dalam kegiatan perkenalan mahasiswa KKN yang berlangsung di Kantor Desa Tembeling. Kegiatan ini menjadi momentum awal terjalinnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih 40 hari.
Kegiatan
dihadiri oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Tembeling Abdullah, S.E., Sekretaris
Desa, para Kepala Dusun, Kepala Seksi Pemerintahan, Dosen Pembimbing Lapangan
(DPL), serta seluruh mahasiswa KKN yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah
Desa Tembeling. Acara diawali dengan pembukaan dan doa yang dipimpin oleh
Sekretaris Desa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pj Kepala Desa.
Dalam
sambutannya, Abdullah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada
mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang telah memilih Desa
Tembeling sebagai lokasi pengabdian. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat
memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang bermanfaat bagi
masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan
pemerintah desa.
Pada
kesempatan tersebut, Abdullah juga memperkenalkan kondisi geografis dan potensi
Desa Tembeling, termasuk wilayah Kampung Pulau Ladi yang menjadi salah satu
lokasi pelaksanaan KKN. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa siap mendukung
seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa serta membuka ruang komunikasi apabila
mahasiswa menghadapi berbagai kendala selama menjalankan program pengabdian.
"Apabila terdapat kendala atau permasalahan selama pelaksanaan KKN, silakan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Kami siap membantu agar seluruh program dapat berjalan dengan baik," ujar Abdullah.

Mewakili
mahasiswa, Ketua Kelompok KKN Bintan 2 Kampung Pulau Ladi, Rauf, menyampaikan
kesiapan seluruh anggota dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Ia
mengungkapkan bahwa secara umum fasilitas di desa telah memadai untuk mendukung
pelaksanaan program kerja, meskipun masih terdapat beberapa kendala pada akses
jaringan komunikasi di sejumlah wilayah.
Selain
kegiatan perkenalan, pemerintah desa juga memaparkan visi dan misi Desa
Tembeling serta sejarah singkat desa yang memiliki luas wilayah sekitar 20,2
kilometer persegi. Pemerintah desa berharap mahasiswa mampu menghadirkan
program-program yang inovatif, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan
masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa.
Sementara
itu, Dosen Pembimbing Lapangan mengingatkan mahasiswa agar mampu
mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui
program-program yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Mahasiswa juga
diimbau untuk menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta
membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat selama masa
KKN berlangsung.
Sebagai
penutup, Pj Kepala Desa Tembeling berpesan agar mahasiswa senantiasa
mengedepankan sikap santun dan menghormati nilai-nilai budaya lokal.
Menurutnya, kesopanan merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan yang
baik dengan masyarakat sekaligus menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program
pengabdian.
Melalui
kegiatan perkenalan ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau bersama
Pemerintah Desa Tembeling berharap terbangun kolaborasi yang produktif dalam
mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada
masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang
berdampak, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta memberikan pengalaman
belajar yang bermakna bagi mahasiswa. (LF/Wahdaniah)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026