السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kolaborasi Pengabdian Dimulai, Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Resmi Mengabdi di Desa Kelong

  • 21 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 145
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebanyak 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau resmi diserahkan kepada Pemerintah Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Selasa (21/7/2026). Prosesi serah terima tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.

Kegiatan serah terima dilaksanakan di Kantor Desa Kelong dan dipimpin oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Riski Pradana Hidayatullah, M.Sos., yang secara resmi menyerahkan mahasiswa kepada Kepala Desa Kelong, Alimin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bintan Pesisir, perangkat desa, Forum RT/RW, Karang Taruna, Tim Penggerak PKK, serta tokoh masyarakat yang memberikan sambutan hangat kepada mahasiswa.

Sebanyak 12 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN berasal dari berbagai program studi, yakni tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), tiga mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah (MBS), dua mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta masing-masing satu mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Hukum Ekonomi Syariah (HESY). Keberagaman disiplin ilmu tersebut diharapkan menjadi modal dalam merancang program pengabdian yang inovatif, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Kelong.


Dalam sambutannya, Riski Pradana Hidayatullah, M.Sos., mengingatkan mahasiswa agar menjadikan KKN sebagai ruang pembelajaran yang sesungguhnya melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun hubungan yang harmonis serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat. Jagalah etika, bangun komunikasi yang baik, serta hadir sebagai mitra yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa," pesannya.

Sementara itu, Kepala Desa Kelong, Alimin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang kembali menjadikan Desa Kelong sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan desa melalui gagasan-gagasan kreatif dan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

"Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN di Desa Kelong. Semoga selama masa pengabdian dapat terjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat dan pemerintah desa sehingga seluruh program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan desa," ujarnya.


Melalui prosesi serah terima tersebut, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau secara resmi memulai rangkaian pengabdian di Desa Kelong. Selama masa KKN, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, penguatan pendidikan, pengembangan ekonomi, pembinaan keagamaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa.

Pelaksanaan KKN di Desa Kelong diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang produktif antara dunia akademik dan masyarakat. Selain memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa, kegiatan ini juga menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam mengembangkan kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi sebagai calon intelektual yang mampu mengabdikan ilmu pengetahuan untuk kemaslahatan Masyarakat. (LF/Ikhsan)