السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebanyak 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau resmi diserahkan kepada Pemerintah Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Selasa (21/7/2026). Prosesi serah terima tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Kegiatan
serah terima dilaksanakan di Kantor Desa Kelong dan dipimpin oleh Dosen
Pembimbing Lapangan (DPL), Riski Pradana Hidayatullah, M.Sos., yang secara
resmi menyerahkan mahasiswa kepada Kepala Desa Kelong, Alimin. Turut hadir
dalam kegiatan tersebut Camat Bintan Pesisir, perangkat desa, Forum RT/RW,
Karang Taruna, Tim Penggerak PKK, serta tokoh masyarakat yang memberikan
sambutan hangat kepada mahasiswa.
Sebanyak 12 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN berasal dari berbagai program studi, yakni tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), tiga mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah (MBS), dua mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta masing-masing satu mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Hukum Ekonomi Syariah (HESY). Keberagaman disiplin ilmu tersebut diharapkan menjadi modal dalam merancang program pengabdian yang inovatif, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Kelong.

Dalam
sambutannya, Riski Pradana Hidayatullah, M.Sos., mengingatkan mahasiswa agar
menjadikan KKN sebagai ruang pembelajaran yang sesungguhnya melalui interaksi
langsung dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan KKN tidak
hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan
mahasiswa membangun hubungan yang harmonis serta menghadirkan manfaat yang
berkelanjutan bagi masyarakat.
"KKN
merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan
sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat. Jagalah etika, bangun komunikasi
yang baik, serta hadir sebagai mitra yang mampu memberikan kontribusi nyata
bagi pembangunan desa," pesannya.
Sementara
itu, Kepala Desa Kelong, Alimin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan STAIN
Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang kembali menjadikan Desa Kelong sebagai
lokasi pengabdian mahasiswa. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi
energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan desa melalui
gagasan-gagasan kreatif dan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN di Desa Kelong. Semoga selama masa pengabdian dapat terjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat dan pemerintah desa sehingga seluruh program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan desa," ujarnya.

Melalui
prosesi serah terima tersebut, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan
Riau secara resmi memulai rangkaian pengabdian di Desa Kelong. Selama masa KKN,
mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang berorientasi pada
pemberdayaan masyarakat, penguatan pendidikan, pengembangan ekonomi, pembinaan
keagamaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan potensi
dan kebutuhan desa.
Pelaksanaan
KKN di Desa Kelong diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang produktif antara
dunia akademik dan masyarakat. Selain memberikan kontribusi nyata bagi
pembangunan desa, kegiatan ini juga menjadi wahana pembelajaran kontekstual
bagi mahasiswa dalam mengembangkan kepemimpinan, kepedulian sosial, serta
kemampuan beradaptasi sebagai calon intelektual yang mampu mengabdikan ilmu
pengetahuan untuk kemaslahatan Masyarakat. (LF/Ikhsan)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026