السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Merangkai Asa Pengabdian di Lingga, Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Perkuat Sinergi Membangun Desa Sedamai

  • 20 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 230
Kegiatan Mahasiswa

Lingga, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Sedamai, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, memantapkan berbagai persiapan melalui rapat koordinasi sekaligus menjalin silaturahmi dengan pemerintah desa sebagai langkah awal membangun sinergi dalam pelaksanaan program pengabdian.

Rangkaian persiapan diawali dengan rapat koordinasi secara daring melalui Google Meet pada Jumat (17/7/2026). Pertemuan tersebut diikuti seluruh mahasiswa peserta KKN Desa Sedamai bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Drs. Almahfuz, M.Si., guna menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian.

Dalam arahannya, Dr. Almahfuz menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang efektif antarmahasiswa, membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta melaksanakan setiap program kerja secara bertanggung jawab agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain membahas pembagian tugas dan penyusunan program kerja, rapat juga mengulas kesiapan administrasi serta berbagai aspek teknis yang diperlukan selama pelaksanaan KKN. Diskusi berlangsung secara interaktif sebagai bentuk ikhtiar memastikan seluruh peserta memiliki kesiapan yang matang sebelum menjalankan pengabdian di Desa Sedamai.

Setibanya di lokasi KKN, mahasiswa langsung melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan desa pada Senin (20/7/2026). Kunjungan pertama dilakukan ke kediaman Ketua RW 01 Desa Sedamai, Idris, untuk membahas berbagai rencana kegiatan yang akan dilaksanakan mahasiswa selama masa KKN. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi awal dalam menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan masyarakat setempat.


Pada hari yang sama, mahasiswa juga bersilaturahmi ke kediaman Kepala Desa Sedamai, Encik E. Sarip. Dalam suasana penuh keakraban, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN serta memaparkan rencana program yang akan dijalankan selama berada di Desa Sedamai.

Silaturahmi tersebut mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa yang menyatakan dukungannya terhadap berbagai program pengabdian mahasiswa. Pemerintah Desa Sedamai berharap kehadiran mahasiswa KKN mampu menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi lokal.

Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Drs. Almahfuz, M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan KKN tidak hanya ditentukan oleh kualitas program kerja, tetapi juga oleh kemampuan mahasiswa membangun komunikasi, menjunjung tinggi etika, serta beradaptasi dengan kehidupan masyarakat.

"Mahasiswa harus hadir sebagai mitra masyarakat yang mampu mendengar, belajar, dan memberikan kontribusi sesuai kebutuhan desa. Bangun komunikasi yang baik, jaga nama baik almamater, dan jadikan KKN sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengabdian yang berdampak," tegasnya.

Melalui rangkaian koordinasi dan silaturahmi tersebut, mahasiswa KKN Desa Sedamai diharapkan mampu melaksanakan program pengabdian secara optimal sekaligus mewujudkan tema KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Tahun 2026, yakni "SDM Unggul dan Pemulihan Ekonomi Desa Berbasis Ekoteologi." Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun karakter sebagai insan akademik yang berintegritas. (LF/Iin)