السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Lingga, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Semangat pengabdian mengantarkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menempuh perjalanan panjang menuju Desa Bakong, Kabupaten Lingga. Perjalanan selama hampir 12 jam melalui jalur laut menjadi langkah awal mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.
Rombongan
mahasiswa KKN berangkat dari Pelabuhan Roro Dompak, Tanjungpinang, pada Minggu
(19/7/2026) pukul 11.15 WIB menggunakan kapal roro menuju Dabo Singkep. Setelah
menempuh perjalanan laut selama kurang lebih 10 jam 30 menit, rombongan tiba di
Pelabuhan Dabo Singkep pada pukul 21.45 WIB.
Perjalanan
kemudian dilanjutkan menggunakan pompong menuju Desa Bakong. Penyeberangan yang
berlangsung sekitar satu jam tersebut diwarnai kondisi ombak yang cukup kuat,
sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh peserta. Meski demikian,
seluruh mahasiswa tiba dengan selamat di Desa Bakong pada pukul 23.00 WIB.
Perjalanan
panjang tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat
memerlukan kesiapan fisik, mental, serta semangat yang tinggi. Jarak tempuh
yang jauh dan kondisi alam yang harus dihadapi tidak mengurangi antusiasme
mahasiswa untuk hadir dan berkontribusi bagi masyarakat di lokasi pengabdian.
Selama
pelaksanaan KKN, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang disusun
berdasarkan kebutuhan dan potensi Desa Bakong. Program-program tersebut
mencakup bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, serta
pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari implementasi ilmu pengetahuan yang
diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Mewakili
kelompok KKN Desa Bakong, Juwita Ananda menyampaikan bahwa perjalanan panjang
menuju lokasi pengabdian menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus
memperkuat semangat seluruh anggota kelompok untuk memberikan kontribusi
terbaik bagi masyarakat.
"Perjalanan
yang kami tempuh menjadi pembelajaran bahwa pengabdian membutuhkan kesiapan,
kerja sama, dan ketulusan. Meski harus mengarungi laut selama berjam-jam,
semangat kami tidak surut. Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat
memberikan manfaat nyata melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan
masyarakat Desa Bakong sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi kami dalam
mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan," ujarnya.
Kehadiran
mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana berbagai program kerja,
tetapi juga mampu membangun kemitraan yang harmonis dengan pemerintah desa dan
masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, program pengabdian diharapkan
memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung pengembangan potensi lokal secara
berkelanjutan.
Bagi
mahasiswa, perjalanan panjang menuju Desa Bakong menjadi pengalaman berharga
yang sarat makna. Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar
kampus, perjalanan tersebut juga memperkuat nilai ketangguhan, kepedulian
sosial, dan semangat melayani masyarakat.
Melalui
pelaksanaan KKN di Desa Bakong, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali
menegaskan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara
akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta
kesiapan mengabdikan ilmu pengetahuan untuk mendukung pembangunan masyarakat,
khususnya di wilayah kepulauan. (LF/Juwita)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026