السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Belasan Jam Mengarungi Laut, Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Tiba di Desa Bakong Awali Misi Pengabdian

  • 19 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 288
Kegiatan Mahasiswa

Lingga, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Semangat pengabdian mengantarkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menempuh perjalanan panjang menuju Desa Bakong, Kabupaten Lingga. Perjalanan selama hampir 12 jam melalui jalur laut menjadi langkah awal mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.

Rombongan mahasiswa KKN berangkat dari Pelabuhan Roro Dompak, Tanjungpinang, pada Minggu (19/7/2026) pukul 11.15 WIB menggunakan kapal roro menuju Dabo Singkep. Setelah menempuh perjalanan laut selama kurang lebih 10 jam 30 menit, rombongan tiba di Pelabuhan Dabo Singkep pada pukul 21.45 WIB.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan pompong menuju Desa Bakong. Penyeberangan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut diwarnai kondisi ombak yang cukup kuat, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh peserta. Meski demikian, seluruh mahasiswa tiba dengan selamat di Desa Bakong pada pukul 23.00 WIB.

Perjalanan panjang tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat memerlukan kesiapan fisik, mental, serta semangat yang tinggi. Jarak tempuh yang jauh dan kondisi alam yang harus dihadapi tidak mengurangi antusiasme mahasiswa untuk hadir dan berkontribusi bagi masyarakat di lokasi pengabdian.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi Desa Bakong. Program-program tersebut mencakup bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari implementasi ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Mewakili kelompok KKN Desa Bakong, Juwita Ananda menyampaikan bahwa perjalanan panjang menuju lokasi pengabdian menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus memperkuat semangat seluruh anggota kelompok untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

"Perjalanan yang kami tempuh menjadi pembelajaran bahwa pengabdian membutuhkan kesiapan, kerja sama, dan ketulusan. Meski harus mengarungi laut selama berjam-jam, semangat kami tidak surut. Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat nyata melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Bakong sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi kami dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan," ujarnya.

Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana berbagai program kerja, tetapi juga mampu membangun kemitraan yang harmonis dengan pemerintah desa dan masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, program pengabdian diharapkan memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.

Bagi mahasiswa, perjalanan panjang menuju Desa Bakong menjadi pengalaman berharga yang sarat makna. Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kampus, perjalanan tersebut juga memperkuat nilai ketangguhan, kepedulian sosial, dan semangat melayani masyarakat.

Melalui pelaksanaan KKN di Desa Bakong, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan mengabdikan ilmu pengetahuan untuk mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan. (LF/Juwita)