السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Mantang Besar, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat RT 06 RW 01 Desa Mantang Besar, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga setempat.
Gotong
royong difokuskan pada pembersihan lingkungan permukiman warga, meliputi
pembersihan jalan, saluran drainase, serta pengumpulan sampah di sejumlah titik
yang menjadi sasaran kegiatan. Mahasiswa dan masyarakat bekerja bahu-membahu
dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan untuk menciptakan lingkungan yang
bersih, sehat, dan nyaman.
Kegiatan
tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Mantang Besar.
Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam setiap rangkaian
kegiatan, sehingga seluruh area yang menjadi sasaran gotong royong berhasil
dibersihkan secara optimal.
Selain
meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi media
bagi mahasiswa KKN untuk membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan
masyarakat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung mencerminkan
nilai-nilai kolaborasi, kepedulian sosial, dan budaya gotong royong yang
menjadi karakter masyarakat Indonesia.
Ketua
Kelompok KKN Desa Mantang Besar, M. Andriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan
gotong royong merupakan bentuk nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat
dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
"Gotong
royong ini merupakan wujud nyata sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat
dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya
memberikan manfaat bagi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi
juga semakin mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa
Mantang Besar," ujarnya.
Ia
menambahkan, budaya gotong royong perlu terus dipelihara sebagai modal sosial
dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Menurutnya, keterlibatan
aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan setiap program pengabdian yang
dilaksanakan mahasiswa selama berada di lokasi KKN.
Melalui
kegiatan ini, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau tidak hanya
menjalankan salah satu program kerja pengabdian, tetapi juga menanamkan nilai
kepedulian terhadap lingkungan serta memperkuat semangat kolaborasi bersama
masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara
berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang bersih,
sehat, dan lestari sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan
masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. (LF/Assril)
DWP STAIN Kepri Dukung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa Baru pada Pra-PBAK 2026
GenBI STAIN Kepri Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Pra-PBAK 2026