السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tanjungpinang mengadakan pelatihan bagi pengurus masjid dan surau se-kota Tanjungpinang, bertempat di Hotel Bintan Plaza. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengurus masjid serta surau dalam menjalankan tugasnya. Sebanyak 300 masjid dan surau yang tersebar di empat kecamatan—Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Bukit Bestari, dan Tanjungpinang Timur—mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti kegiatan ini.
Dalam rangkaian acara tersebut, Ramli Muasmara, M.Pd.I., yang merupakan Ketua Komisi Pendidikan dan Kebudayaan MUI Tanjungpinang sekaligus Kepala Labor Pantun dan Khazanah Kemelayuan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, ditunjuk sebagai pembawa acara (MC). Dengan kreatifitasnya, ia mengemas susunan acara menggunakan pantun yang tidak hanya membuat suasana lebih menarik tetapi juga menonjolkan kearifan lokal budaya Melayu.


Sebelum
sambutan disampaikan oleh Wali Kota Tanjungpinang terpilih, H. Lisdarmansyah,
S.H, acara diselingi dengan penampilan berbalas pantun dari Labor Pantun dan
Khazanah Kemelayuan STAIN Kepri. Penampilan tersebut berhasil menciptakan
suasana meriah dengan gelak tawa peserta. Beberapa pantun yang dibawakan turut
menyampaikan pesan-pesan budaya dan religius, di antaranya:
Gelap malam di tengah dusun,
Nampak purnama dari lautan.
Kota Gurindam Negeri Pantun,
Mari bersama kita lestarikan.
Lebat daunnya pohon selasih,
Bunga seroja di tepi rawa.
Pesan kepada Wali Kota terpilih,
Untuk menjaga adat budaya.
Mendayung rakit tepi lautan,
Nampak di langit hujan mengguyur.
Pengurus masjid ikuti pelatihan,
Semoga masjid bertambah makmur.
Nampak langit hujan mengguyur,
Mengalir deras menuju telaga.
Kalau masjid bertambah makmur,
Pengurusnya berkumpul di dalam surga.
Acara
ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Asisten I Pemerintah Kota
Tanjungpinang, H. Tamrin Dahlan, M.Si.; Wali Kota Tanjungpinang terpilih, H.
Lisdarmansyah, SH; Ketua MUI Tanjungpinang, Eko Diantoro, M.Ag.; Ketua Lembaga
Adat Melayu (LAM) Kepri Kota Tanjungpinang; Dandim 0315 Tanjungpinang; Ketua
DPRD Kota Tanjungpinang; Kapolresta Tanjungpinang; Kepala Kesbangpol
Tanjungpinang; Ketua BAZNAS Tanjungpinang; Ketua PCNU Kota Tanjungpinang; Ketua
PD Muhammadiyah Kota Tanjungpinang; Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota
Tanjungpinang; serta perwakilan dari 300 masjid dan surau se-kota
Tanjungpinang.
Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pengelolaan masjid dan surau, serta mendukung pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Melayu dalam kehidupan bermasyarakat. (LF/Gby)
Temu Nasional Penjaminan Mutu PTKIN 2026 Resmi Ditutup, Hasilkan Dokumen dan Rekomendasi Bersama
Start from PMB to PBAK! DEMA STAIN Kepri Bahas Proker Bersama Wakil Ketua III
Dari Diskusi ke Aksi. P2M STAIN Kepri Ikut Kolaborasi PKM Berbasis Mutu
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN