السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Labor Pantun dan Khazanah Kemelayuan STAIN Kepri Perkuat Identitas Melayu dalam Pelatihan Pengurus Masjid dan Surau Se-Kota Tanjungpinang

  • 31 Desember 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 519
Berita Utama

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tanjungpinang mengadakan pelatihan bagi pengurus masjid dan surau se-kota Tanjungpinang, bertempat di Hotel Bintan Plaza. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengurus masjid serta surau dalam menjalankan tugasnya. Sebanyak 300 masjid dan surau yang tersebar di empat kecamatan—Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Bukit Bestari, dan Tanjungpinang Timur—mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti kegiatan ini.

Dalam rangkaian acara tersebut, Ramli Muasmara, M.Pd.I., yang merupakan Ketua Komisi Pendidikan dan Kebudayaan MUI Tanjungpinang sekaligus Kepala Labor Pantun dan Khazanah Kemelayuan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, ditunjuk sebagai pembawa acara (MC). Dengan kreatifitasnya, ia mengemas susunan acara menggunakan pantun yang tidak hanya membuat suasana lebih menarik tetapi juga menonjolkan kearifan lokal budaya Melayu.


Sebelum sambutan disampaikan oleh Wali Kota Tanjungpinang terpilih, H. Lisdarmansyah, S.H, acara diselingi dengan penampilan berbalas pantun dari Labor Pantun dan Khazanah Kemelayuan STAIN Kepri. Penampilan tersebut berhasil menciptakan suasana meriah dengan gelak tawa peserta. Beberapa pantun yang dibawakan turut menyampaikan pesan-pesan budaya dan religius, di antaranya:

Gelap malam di tengah dusun,
Nampak purnama dari lautan.
Kota Gurindam Negeri Pantun,
Mari bersama kita lestarikan.

Lebat daunnya pohon selasih,
Bunga seroja di tepi rawa.
Pesan kepada Wali Kota terpilih,
Untuk menjaga adat budaya.

Mendayung rakit tepi lautan,
Nampak di langit hujan mengguyur.
Pengurus masjid ikuti pelatihan,
Semoga masjid bertambah makmur.

Nampak langit hujan mengguyur,
Mengalir deras menuju telaga.
Kalau masjid bertambah makmur,
Pengurusnya berkumpul di dalam surga.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Asisten I Pemerintah Kota Tanjungpinang, H. Tamrin Dahlan, M.Si.; Wali Kota Tanjungpinang terpilih, H. Lisdarmansyah, SH; Ketua MUI Tanjungpinang, Eko Diantoro, M.Ag.; Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Kota Tanjungpinang; Dandim 0315 Tanjungpinang; Ketua DPRD Kota Tanjungpinang; Kapolresta Tanjungpinang; Kepala Kesbangpol Tanjungpinang; Ketua BAZNAS Tanjungpinang; Ketua PCNU Kota Tanjungpinang; Ketua PD Muhammadiyah Kota Tanjungpinang; Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tanjungpinang; serta perwakilan dari 300 masjid dan surau se-kota Tanjungpinang.

Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pengelolaan masjid dan surau, serta mendukung pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Melayu dalam kehidupan bermasyarakat. (LF/Gby)