السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ini Pesan Pemprov Kepri untuk Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau 2024

  • 05 Juli 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 300
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau tahun 2024 mendapatkan pesan khusus dari pemerintah Provinsi Kepualuan Riau. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra , Dr. H. T. S. Arif Fadillah, S.Sos., M.Si dalam pembekalan hari terakhir, Jum’at, 05 Juli 2024.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Kepulauan Riau yang dibacakan itu, disebutkan bahwa secara ekonomi, Kepulauan Riau berhasil meningkatkan prestasinya dan menduduki peringkat ketiga di Indonesia setelah Bali dan Yogyakarta. Hal ini merupakan kerja keras yang telah dilekukan pemerintah untuk menyesahterakan masyarakat.

Arif Fadhilla berharap, dengan kehadiran mahasiswa KKN dari STAIN Sultan Abdurrahman tahun ini, semakin memberikan kekuatan untuk kesejahteraan masyarakat Kepri. Oleh sebab itu, ia berpesan agar kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN mendukung program pemerintah dalam mempercepat perkembangan wilayah.

“Pahami dan belajar sistem pemerintahan, dan pahami isu stragegi wilayah. Karena kehadiran teman-teman mahasiswa di daerah adalah membantu program pemerintah. Salah satunya adalah masalah stunting,” ujarnya.

Arif Fadhilla menambahkan, peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya memberikan kontribusi praktis melalui KKN, tetapi juga sebagai elemen yang menyegarkan dalam kehidupan masyarakat setempat. 

Jangkauan Semakin Meluas 
Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag, turut sedang dengan meluasnya area jangkauan untuk KKN pada tahun ini. Jika pada tahun lalu, KKN menglingkupi wilayah Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Lingga. Maka tahun ini bertambah lagi, yakni ke Kabupaten Karimun.

“Tahun ini KKN sudah menjangkau empat kabupaten. Ada dua hal yang menjadi pengaruh dari perkembangan KKN 2024 ini yaitu jumlah mahasiswa yang meningkat dan asal mahasiswa sudah menjangkau ke seluruh kabupaten/kota se provinsi kepulauan riau,” katanya.

Ia menerangkan, program ini tidak hanya mencakup aspek akademis tetapi juga kontribusi positif terhadap daerah. Kegiatan KKN ini tidak hanya diharapkan menghasilkan dampak positif langsung di masyarakat yang dilayani, tetapi juga membawa pengetahuan dan hasil karya yang bisa diekspos dan dibahas lebih lanjut dengan melibatkan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi lainnya, pemangku kepentingan, dan masyarakat secara luas. 

Rangkaian pembekalan ini diakhiri dengan pengalungan tanda penetapan peserta. Sedangkan untuk melepasan akan digelar pada 11 Juli 2024 mendatang. Nantinya, mahasiswa peserta KKN akan melakukan pengabdianya di lokasi yang telah ditetapkan dan akan ditarik kembali setelah 40 hari kemudian.(Gby/Indra/Rafli)