السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Seminar Pra Konferta III AJI Tanjung Pinang Membahas Peran Kampus dalam Politik

  • 29 Juni 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 65
Berita Utama

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjung Pinang menggelar seminar kampus yang berlangsung seiring dengan Konferensi Kota (Konferta) ke-3 tahun 2024 di Hotel Bintan Beach Resort (BBR) Tanjungpinang pada Sabtu 29 Juni 2024.

Dalam seminar tersebut, pengamat politik Zamzami A Karim menyoroti peran politik di lingkungan kampus, mengingatkan bahwa keterlibatan ini bukanlah hal yang ilegal. 

Menurut Zamzami, kecenderungan mahasiswa untuk kurang peduli terhadap politik dapat mengarah pada konsumsi berita palsu yang berpotensi merusak pemahaman masyarakat akan realitas sosial.

"Keterlibatan politik di kampus penting untuk menjaga agar mahasiswa tetap terhubung dengan dinamika sosial dan politik yang sebenarnya," ujar Zamzami.

Dr. Muhammad Faisal, M.Ag Ketua STAIN Kepri, beliau menyoroti pentingnya netralitas akademisi dan keterlibatan mahasiswa dalam pengawasan proses politik, khususnya menjelang pemilihan kepala daerah. 

"Pentingnya netralitas akademisi dan keterlibatan mahasiswa dalam pengawasan proses politik, khususnya menjelang pemilihan kepala daerah, menjadi fokus utama dalam diskusi pada hari ini.” Ujar Faisal, Ketua STAIN Kepri.

Sementara itu, Ketua KPU Kepri, Indrawan, menekankan perlunya peran aktif mahasiswa dalam mengawasi proses politik menjelang Pilkada 2024. Meskipun KPU telah membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menjadi pengamat, hingga saat ini belum ada yang mendaftar.

"Peran pengamat independen dari kalangan mahasiswa sangat diperlukan untuk memantau kelancaran dan keadilan proses demokrasi," ungkap Indrawan.

Diskusi tersebut juga menyoroti dorongan terhadap mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan politik tanpa melupakan komitmen mereka terhadap pendidikan dan penelitian.

Profesor dari Universitas Pakuan Bogor, Prof. Dr. Andy Mohammad Athrun, menambahkan bahwa mahasiswa yang aktif dalam pemantauan pemilu dapat membentuk kepemimpinan masa depan yang tangguh.

"Kami mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif, tetapi dengan tetap memprioritaskan pendidikan mereka," tambahnya.

 

Seminar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa tentang pentingnya peran mereka dalam pembangunan demokrasi dan masa depan negara.(Gby/Indra)