السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Assesment Beasiswa oleh Bank Indonesia di STAIN Sultan Abdurrahman: Meningkatkan Peluang dan Sinergi

  • 20 Mei 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 119
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau, yang diwakili oleh Bapak Ngurah Davin Ega Triana dan M. Aris Permadi, melakukan assesment beasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Acara ini dihadiri oleh 35 mahasiswa dan dilaksanakan di Ruang Rapat Dosen, Gedung Baru Ruang (GBR) Lantai 2 Kampus STAIN Sultan Abdurrahman, pada Senin (20/05./2024)

Dalam sambutannya, Ketua STAIN Sultan Abdurrahman, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan kampus yang kini memiliki sekitar 1.800 mahasiswa. 

"Alhamdulillah, kampus ini jumlah mahasiswanya sekitar 1.800. Mudah-mudahan tahun depan kami sudah bisa mengajukan atau upgrade STAIN Sultan Abdurrahman menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Dari segi kelayakan, kami sudah cukup. Kami juga berterima kasih kepada BI atas kerja samanya membantu kami dalam membangun Halal Center," ujarnya.

Sementara itu, Bapak Ngurah Davin Ega Triana dari BI menyampaikan tujuan kedatangan tim BI ke STAIN Sultan Abdurrahman. 

"Kedatangan kami untuk melakukan assesment, melihat apakah layak atau tidak untuk diberikan beasiswa. Beasiswa BI ini sudah ada sejak 2011 dan khusus untuk Perguruan Tinggi S1. Jika ditotal, sekitar 30.000 mahasiswa dari 200 PTN seluruh Indonesia telah menerima beasiswa ini. Di Kepri, kami sudah bekerja sama dengan UMRAH dan Politeknik Batam," jelasnya.

 

Lebih lanjut, beliau juga menambahkan bahwa BI biasanya membentuk komunitas pemberdayaan yang disebut Generasi Baru Indonesia (GENBI) yang dikoordinasikan oleh koordinator wilayah. 

"Komunitas ini bertujuan untuk mengupdate mahasiswa tentang BI. Kami juga ingin masyarakat lebih memahami peran BI sebagai bank sentral, yang berbeda dengan BRI dan bank-bank lainnya," tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin penting yang dibahas termasuk proses dan kriteria assesment beasiswa serta peran GENBI dalam pemberdayaan mahasiswa.

Ketua STAIN Sultan Abdurrahman berharap bahwa dengan adanya kerja sama ini, argumen untuk mengupgrade STAIN menjadi IAIN semakin kuat. 

"Semoga dengan adanya BI ini bisa memperkuat argumen kami untuk mengupgrade STAIN menjadi IAIN. Mudah-mudahan bisa memberikan penguatan dan meningkatkan kerja sama antara BI, dosen, dan mahasiswa," harapnya.

Di sisi lain, perwakilan BI juga berharap agar bantuan yang diberikan meskipun tidak banyak, dapat memberikan dampak yang signifikan. 

"Mungkin tidak banyak yang kami berikan, tapi semoga mampu memberikan yang terbaik," pungkasnya.

 

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat sinergi antara STAIN Sultan Abdurrahman dan Bank Indonesia serta meningkatkan peluang mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa dan pemberdayaan yang lebih baik di masa depan.(Gby/Mhdr)