السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ketua dan LP3H serta Mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengikuti pembukaan resmi Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma 2024)

  • 15 Maret 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 146
Berita Utama

Kota Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Ketua dan LP3H serta Mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengikuti pembukaan resmi Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma 2024) sekaligus Seminar Produk Halal Go Global di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jum’at (15/3/2024).

Pembukaan tersebut, Wakil presiden Ma’ruf Amin mengatakan bahwa Provinsi Kepulauan Riau merupakan pionir dalam pengembangan ekosistem nilai dari rantai halal.

Kawasan Bintan yang menjadi pusat halal telah mengekspor produk halal, serta fasilitas pendampingan dan kurasi produk halal UMKM.

Ekonomi halal ini merupakan dukungan dalam transformasi menjadi Ekonomi Kepri dengan fokus industrialisasi pada produk halal yang berorientasi ekspor dan pariwisata yang ramah muslim.

Karena Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu dari 24 Provinsi di di Indonesia yang telah mendirikan KNEKS dan diminta untuk melaksanakan Festival Halal Fair 2024 pada tahun ini khususnya pada bulan Ramadhan.

“Kepulauan Riau Ramadhan Fair merupakan upaya pengembangan ekosistem rantai nilai halal, sekaligus sarana dalam peningkatan literasi pelaku usaha dan masyarakat akan produk halal dan rantai pada nilai halal,” kata Ma’ruf Amin Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS).

Kepulauan Riau Ramadhan Fair dibuka oleh Wakil Presiden RI dengan ditandai pemukulan bedug.


Wakil presiden Ma’ruf Amin bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad serta rombongan tamu undangan mengikuti kunjungan ke lokasi Kepulauan Ramadhan Fair di Tugu Siri Tepi Laut Tanjungpinang.

Ketua STAIN Sultan Abdurrahman, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag berharap dengan kunjungan Wapres RI ke Provinsi Kepri dapat membantu mempromosikan perdagangan yang sedang tahap berkembang dan LP3H STAIN Kepri dapat memberikan kontribusi secara optimal dalam peningkatan daya saing nilai halal dan industri halal bagi pelaku UMKM.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kepri melalui program Wajib Halal Oktober 2024, menggalak dalam setiap moment untuk mandatori halal. 


LP3H STAIN Kepri juga turut andil dalam menyukseskam program tersebut,  salah satunya bersinergi dengan BI kepulauan Riau, dan Satgas Halal Kepulauan Riau dalam melakukan sosialisasi halal dan menghadiri seminar internasional Halal pada momen kepulauan Riau Ramadhan Fair 2024, serta memberikan pendampingan kepada pelaku usaha kecil yang akan mengajukan sertifikasi halal.


Harapan dari LP3H STAIN Kepri dengan mengikuti kegiatan ini ialah dapat memberikan pencerahan kepada seluruh pelaku usaha khususnya usaha kecil yang belum mendaftarkan sertifikasi halal usahanya.

“harapan saya semoga dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memberikan pencerahan kepada para pelaku usaha khususnya usaha kecil untuk dapat mendaftarkan sertifikasi halal sehingga pemasaran produknya dapat berjalan dengan baik karena konsumen merasa aman dan nyaman dengan produk yang sudah dijamin kehalalannya,” ucap Siti Ketua LP3H STAIN Kepri. (Gby)