السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Menag Minta Pimpinan Satuan Kerja Tanda Tangan Pakta Integritas Dan Harus Dilaksanakan

  • 06 Februari 2024
  • Oleh: Humas STAIN SAR Kepri
  • 56
Berita Utama

Semarang - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta seluruh pimpinan satuan kerja Kementerian Agama (Kemenag) untuk menandatangani Pakta Integritas. Hal ini menjadi momen puncak dalam pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag 2024, Selasa (6/2/2024).

"Semua pimpinan Unit Eselon I menandatangani Pakta Integritas untuk membuat program yang berdampak luas bagi masyarakat. Saya minta ini harus dilaksanakan," tegasnya. 

"Salah satu poin dalam Pakta Integritas itu adalah Bapak dan Ibu siap untuk dicopot dari jabatan bila tidak mampu melaksanakan program yang berdampak luas pada masyarakat dalam sembilan bulan ke depan," imbuhnya.

Menag menuturkan, program-program yang tercantum dalam Pakta Integritas tersebut merupakan hasil dari diskusi yang dilaksanakan sepanjang Rakernas Kemenag 2024. Gus Men menambahkan, hal ini diambil untuk memastikan kepada jajarannya dapat meninggalkan legacy yang berdampak luas pada masyarakat.

"Saya kasih waktu sampai sembilan bulan ke depan. Jadi per tiga bulan akan kita evaluasi, sudah jalan apa belum. Kalau tidak jalan, akan ada treatment untuk para pejabat eselon satu," tambahnya.

Menurutnya, setiap unit eselon I memiliki program kerja yang telah disepakati. Hal ini selanjutnya akan dilaksanakan hingga daerah Kanwil Kemenag, Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, hingga Balai ataupun Unit Pelaksana Teknis (UPT).

"Program kerjanya sendiri banyak hal. Salah satunya, kalau di Ditjen Pendidikan Islam kita ingin memacu supaya tiga juta anak madrasah itu paham tentang numerik, maka kita masukan program GASING. Kalau di Bimas Islam ada program BKM (Badan Kesejahteraan Masjid) yang berperan dalam urusan kemasjidan dan keumatan, dan sebagainya," tuturnya.

Ia optimistis seluruh jajarannya dapat melaksanakan berbagai program tersebut. "Saya yakin akan terselesaikan tepat waktu. Ini sudah didiskusikan selam 15 jam nonstop, saya yakin bisa terselesaikan karena ukurannya juga kita buat, step by step-nya, roadmap-nya, timeline-nya," ujarnya.

"Saya optimistis ini sangat dapat tercapai, dan ini akan menjadi sejarah baru bagi Kementerian Agama," tandasnya.

Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag turut hadir dan mengikuti rangkaian acara Rakernas Kementerian Agama di Semarang. Menurutnya kegiatan ini akan menjadi momentum untuk meningkatkan Koordinasi, Sinergitas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, dan Inovasi dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan dan keagamaan. Hasil dari kegiatan Rakernas ini juga menjadi penting bagi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau untuk menjalankan segala program sesuai dengan Visi Misi kampus kedepannya.